Text Berjalan

Selamat Datang di Blog Saya, dan Terima Kasih Atas Kunjungannya

Rabu, 13 Maret 2019

KULINER DI MALANG


Kuliner khas Malang

1. Sajian soto kampong khas Malang: Soto Ayam Lombok (sejak 1955)

Bukan karena soto ini berasal dari wilayah Lombok, melainkan karena warung pertama soto ini dibukan di Jalan Lombok, Malang. Berdiri sejak 1955, warung soto ini sudah memiliki banyak cabang di Kota Malang, tanpa mengurangi cita rasa yang khas. Meski demikian, tetap saja banyak pengunjung yang memilih untuk menyantap semangkuk soto ayam lezat di Jalan Lombok.


2. Kuliner wajib di alun-alun Batu: Pos Ketan Legenda (sejak 1967)

Mari kita melipir sedikit ke daerah Batu, sebuah kedai kecil yakni Pos Ketan Legenda yang berlokasi di sekitar Alun-alun Batu. Kedai yang sudah berdiri puluhan tahun ini selalu ramai dan jarang sepi pengunjung, terutama menjelang malam hari. Menu utamanya? Ketan dengan aneka topping: durian, meses, keju, nangka, pisang, susu, gula merah, dan banyak lagi!



3. Penjaja jajanan pasar tertua di Malang: Puthu Lanang Celaket (sejak 1935)

Warung putu legendaris in didirikan sejak lama oleh Bu Soepijah. Meski hanya menjual aneka jajanan dan kudapan ringan yang lezat seperti Kue Putu, Cenil, Lupis dan Klepon, namun peminatnya tetap membludak hingga saat ini.


4. Menyajikan cwimie dan Fosco legendaris: Depot Hok Lay (sejak 1946)

Saat berkeliling di daerah pusat jantung kota Malang, sempatkan waktu mencicipi lunpia khas Hok Lay. Selain itu, jangan lewatkan sajian Pangsit Cwimie yang disajikan dengan 2 buah pangsit renyah, daging ayam, bawang goreng dan daun bawang. Sebagai penutup, pesanlah minuman Fosco, resep lama dari zaman Belanda yang disajikan dalam botol Coca Cola, berupa campuran cokelat dan susu yang creamy dan unik abis.


5. Citarasa Madura di Kota Malang: Depot Bug Matira (1935)

Walaupun disebut sebagai Nasi Bug Madura, kenyataannya kuliner satu ini justru tidak ada di Madura dan hanya dapat dijumpai di Malang. Lantaran awalnya diciptakan oleh orang-orang Madura yang bermukim di Malang. Isi seporsi Nasi Bug cukup bervariasi dengan aneka pilihan lauk: serundeng, babat, paru, jantung, empal, ayam, sayur lodeh atau rebung, telor bumbu Bali dan tahu. Yum!


6. Hidangan oriental nan menggugah selera: Depot Gang Djangkrik (sejak 1960) – Non Halal

Dari sekian banyak tempat makan legendaris di Kota Malang, ada satu tempat yang menyediakan pangsit mie dan makanan oriental yang cukup tersohor, yaitu Depot Gang Djangkrik. Saat ini Depot Gang Djangkrik dikelola oleh generasi kedua dan ketiga. Menu favorit di sini adalah pangsit mie dengan berbagai pilihan topping: babi panggang, ayam jamur, babi merah, iga babi dan sebagainya.


7. Roti lembut dengan berbagai isi menggoda: Bakpao Boldy (sejak 1950) – Non Halal

Dinamakan Bakpao Boldy karena tempat berjualannya, Jalan Mangun Sarkoro, dulu dikenal dengan nama Jalan Boldy. Ada setidaknya 7 varian rasa yang bisa Anda coba, yaitu ayam cincang, babi cincang, ayam kecap, babi kecap, kacang hijau, tausa dan kacang tanah. Cocok juga lho dibawa pulang sebagai buah tangan.

8. Mencari kehangatan di malam hari: Angsle & Ronde Titoni (sejak 1948)

Menghangatkan tubuh di malam yang dingin di Kota Malang rasanya lebih cocok jika Anda menyambangi kedai Angsle dan Ronde Titoni. Bayangkan betapa nikmatnya menyeruput semangkuk kuah jahe dari menu angsle dan ronde racikan kedai yang sudah berdiri selama 70 tahun ini.



9. Kuliner kaki lima yang bikin orang rela antre: Sego Resek (sejak 1959)

Meski namanya Sego Resek (baca: sampah), racikan bumbu tradisional yang diaduk bersama nasi ini tidak menghilangkan cita rasa nikmat yang khas. Dimasak menggunakan arang, di sini Anda bisa mencicipi ragam menu masakan nasi goreng dan nasi mawut yang menjadi menu andalan dari kedai yang didirikan oleh Bapak Noto dan Ibu Sadiah ini.


10. Semangkuk rawon yang menggoyang lidah: Depot Rawon Nguling (sejak 1942)

Ramuan bumbu kuah rempah khas dari Rawon Nguling tentu tidak akan membuat Anda kecewa sepulang dari Malang. Hampir setiap hari warung yang masih berada dekat jantung kota ini selalu ramai pengunjung demi semangkuk rawon. Oh iya, ada dua varian rawon yang bisa Anda pesan, yaitu Rawon Dhengkul dan Rawon Biasa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WISATA SINGAPURA

Tempat Wisata di Singapura yang Paling Menarik 1. Merlion Park Merlion Park Merlion adalah sebuah patung dengan kepala singa d...