Text Berjalan

Selamat Datang di Blog Saya, dan Terima Kasih Atas Kunjungannya

Rabu, 13 Maret 2019

GEJALA PENYAKIT JANTUNG


Gejala Penyakit Jantung yang Umum Terjadi (Pada Pria Maupun Wanita)

Mungkin selama ini Anda mengira gejala penyakit jantung, entah untuk serangan jantung, gangguan irama jantung, atau gagal jantung itu sama semua. Padahal tidak semua gejala awal penyakit jantung itu sama, apalagi untuk pria dan wanita. Ya, gejala penyakit jantung pada wanita dan pria bisa saja berbeda. Kok bisa, ya? Lantas apa obat jantung yang tepat untuk mengobati gejalanya? Simak informasi selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Apa itu penyakit jantung?



Penyakit jantung adalah berbagai kondisi yang menggambarkan terjadinya gangguan pada jantung. Jadi secara tidak langsung, kondisi ini hanya merujuk pada serangkaian masalah yang menyerang jantung saja.
Ada beberapa jenis penyakit jantung yang mungkin sering dikira sama. Di antaranya adalah:
1. Cacat jantung bawaan
Congenital heart disease atau penyakit cacat jantung bawaan adalah penyakit jantung yang sudah ada sejak lahir. Kondisi ini bisa ditandai dengan:
·         cacat septum, yakni adanya lubang di antara dua bilik jantung;
·         obstruksi, yakni aliran dari yang berasal dari bilik jantung terhambat sebagian atau seluruhnya;
·         cyanosis, yakni gangguan pada aliran darah di jantung sehingga pasokan oksigen berkurang.
2. Aritmia
Aritmia adalah kelainan jantung yang ditandai dengan detak dan ritme jantung yang tidak teratur. Mulai dari detak jantung yang terlalu cepat (tachycardia), terlalu lambat (bradycardia), terlalu awal (kontraksi prematur), serta tidak teratur (fibrilasi).
3. Lemah jantung
Kardiomiopati atau lemah jantung adalah kondisi yang terjadi ketika jantung melemah sehingga sulit untuk bekerja dengan baik. Penyebabnya otot-otot jantung mengalami gangguan seperti otot yang menebal, melebar, dan sebagainya.
4. Penyakit jantung coroner
Penyakit jantung koroner (PJK) adalah kondisi saat arteri koroner pada jantung menyempit akibat adanya penumpukan plak. Akhirnya, nutrisi dan oksigen yang diperoleh jantung akan lebih sedikit.
5. Gagal jantung
Gagal jantung adalah istilah untuk menggambarkan ketika jantung tidak mampu berfungsi dengan baik untuk memompa darah ke sekujur tubuh. Kondisi ini terjadi saat aliran darah menuju jantung melambat, karena jumlah darah yang tidak mencukupi.
Apa saja tanda dan gejala penyakit jantung?
Kenali gejala awal penyakit jantung yang harus disadari
Seperti yang telah Anda ketahui sebelumnya, penyakit jantung terbagi menjadi beberapa jenis. Oleh karena itu, tanda dan gejala penyakit jantung juga akan berbeda-beda tergantung penyakitnya. Namun, ada sejumlah gejala awal penyakit jantung yang umum terjadi.
Jika Anda mengalami satu atau beberapa tanda yang mengkhawatirkan, segera hubungi dokter. Beberapa gejala awal penyakit jantung adalah:
1. Nyeri dada
Nyeri dada yang dirasakan wanita biasanya terjadi ketika tengah sibuk melakukan kegiatan sehari-hari, mungkin saat sedang bersih-bersih rumah, belanja, memasak, bahkan beristirahat. Umumnya, nyeri dada sebagai gejala penyakit jantung pada wanita berupa rasa sakit, sesak, seperti ditekan, hingga seperti ditindih benda keras.

Ini mungkin terjadi karena penyumbatan pada arteri dengan ukuran lebih kecil yang bertugas untuk memasok darah menuju ke jantung. Selain itu, stres pikiran diduga juga bisa menjadi pemicu gejala penyakit jantung pada wanita yang jarang dialami oleh pria.

2. Kelelahan parah
Gejala peyakit jantung pada wanita lainnya yang harus disadari yakni ketika Anda diserang rasa kelelahan dan lemas yang parah. Bahkan saat kegiatan yang Anda lakukan cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak usaha. Anda mungkin akan merasakan tanda umum berupa tubuh lemas dan sering gemetar.
Dalam beberapa kasus, kelelahan parah yang tidak biasa ini dapat berlangsung dalam beberapa minggu menjelang munculnya penyakit jantung. Entah jantung koroner dan lain sebagainya. Kondisi tubuh yang lemas, lemah, dan terus gemetar ini bisa disertai dengan beberapa gejala lainnya. Mulai dari mudah gelisah, pusing terus-menerus, dan sering pingsan.

3. Sesak napas

Tidak jauh berbeda dengan gejala awal penyakit jantung, gejala penyakit jantung pada wanita juga ditandai dengan sesak napas atau kesulitan bernapas. Anda bisa mengalami kesulitan bernapas kapan pun, misalnya saat sedang berbaring tapi kemudian akan mulai membaik ketika duduk dengan posisi tegak.
Perhatikan jika sesak napas yang Anda alami disertai dengan kelelahan parah dan nyeri di bagian dada. Kondisi ini bisa sangat mengarah pada masalah jantung.

4. Keringat berlebih

Keringat berlebih di siang dan malam hari harus Anda waspadai sebagai gejala penyakit jantung pada wanita. Terutama jika cucuran keringat berlebih terjadi saat Anda sedang tidak banyak beraktivitas.
Yang harus Anda perhatikan adalah tidak semua keringat berlebih mengarah sebagai gejala penyakit jantung pada wanita. Keringat berlebih memang bisa menandai adanya gejala penyakit jantung pada wanita. Namun, ada beberapa kondisi lain yang juga bisa menyebabkan produksi keringat di luar batas normal.
Untuk itu, segera konsultasikan lebih lanjut pada dokter demi mengetahui penyebab dan pengobatan yang tepat.

5. Nyeri tubuh bagian atas

Nyeri tubuh yang dirasakan biasanya tidak cukup spesifik. Akan tetapi, nyeri sering terjadi di beberapa bagian seperti leher, rahang, lengan, serta punggung bagian atas. Rasa nyeri yang muncul ini bisa berawal di satu area dan mulai menyebar secara bertahap ke bagian tubuh lainnya.

Apakah gejala penyakit jantung pada wanita ini hanya perlu diwaspadai oleh wanita usia lanjut saja?

Tidak selalu. Semua wanita; baik yang masih berusia anak-anak, remaja, dewasa muda, hingga dewasa lanjut; tidak boleh menganggap enteng kemunculan gejala penyakit jantung pada wanita ini.
Terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit jantung. Anda harus lebih jeli dan saksama dalam memerhatikan apa saja faktor risiko penyakit jantung yang mungkin muncul.

Gejala penyakit jantung tidak boleh diabaikan dan harus segera mendapatkan perawatan dokter

Baik pria ataupun wanita, bila Anda mengalami satu atau lebih tanda dan gejala penyakit jantung yang telah disebutkan di atas, jangan disepelekan begitu saja. Jangan tunda untuk segera mengonsultasikannya pada dokter guna mengetahui penyebab awalnya.
Sebab semakin cepat perawatan medis yang Anda terima guna mencegah penyakit jantung, akan semakin baik pula kondisi kesehatan tubuh Anda.

Lantas apa obat jantung yang tepat?

Pilihan obat jantung berbeda pada setiap orang, tergantung masalah apa yang terjadi pada jantung Anda. Namun, secara garis besarnya, perawatan penyakit jantung lebih ditujukan untuk mengurangi dan meredakan kemunculan gejala. Maka itu, obat jantung dibagi menjadi beberapa pilihan, yaitu:

Obat jantung yang diresepkan

Ada berbagai macam jenis obat yang bisa jadi pilihan dalam perawatan jantung. Sebagian obat diresepkan guna mencegah pembekuan darah, tapi sebagian lainnya memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda.
Obat jantung yang bisa dikonsumsi, misalnya statin sebagai obat jantung untuk menurunkan kolesterol; aspirin, clopidogrel, dan warfarin sebagai obat jantung guna mencegah pembekuan darah; beta-blocker adalah obat jantung yang berfungsi untuk mengobati serangan jantung, gagal jantung, dan tekanan darah tinggi; serta angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor adalah obat untuk merawat gagal jantung dan tekanan darah tinggi.
Pemilihan jenis obat jantung ini biasanya akan disesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi kesehatan Anda.

Perawatan jantung di rumah

Penting untuk diingat, dokter memberikan Anda obat jantung yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi kesehatan jantung Anda. Namun, pengobatan medis ini sulit berjalan efektif bila tidak disertai dengan perubahan pola hidup yang lebih baik.
Maka, pastikan Anda melakukan perawatan sederhana di rumah dengan beberapa hal seperti:
·         Pola makan seimbang. Pilih makanan rendah lemak dan tinggi serat sebagai asupan harian Anda. Kurangi juga konsumsi garam, gula, tapi tambahkan asupan biji-bijian.
·         Olahraga rutin. Olahraga teratur setidaknya 30 menit untuk beberapa hari dalam seminggu bisa membawa banyak dampak positif, meliputi menyehatkan fungsi jantung dan seluruh sistem peredaran darah; mengurangi jumlah kolesterol tubuh; serta menjaga kestabilan tekanan darah.
·         Pertahankan berat badan ideal. Jaga agar berat badan masih dalam batas normal, tidak kurang apalagi berlebihan.
·         Hindari rokok dan minum alkohol. Merokok dan minum minuman berakolhol termasuk segelintir faktor risiko penyebab penyakit jantung. Entah itu jantung koroner, serangan jantung, gagal jantung, dan lainnya.
·         Rutin check-up. Pemeriksaan secara berkala bertujuan untuk memantau sejauh mana perkembangan penyakit, sekaligus menentukan tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

Prosedur medis dengan operasi

Operasi akan diambil sebagai pilihan terakhir, jika obat jantung dan perubahan gaya hidup dirasa belum cukup untuk mengobati kerusakan pada jantung Anda. Berikut ini merupakan empat jenis operasi jantung yang paling umum:
·         Pasang ring jantung. Prosedur yang dilakukan untuk melebarkan pembuluh darah di jantung yang mengalami penyumbatan ataupun penyempitan.
·         Operasi bypass jantung. Operasi ini menggunakan pembuluh darah dari bagian tubuh lainnya sebagi jalan pintas untuk arteri yang tersumbat.
·         Operasi untuk memperbaiki katup jantung yang rusak. Kerusakan pada katup jantung bisa diobati dengan menggunakan jaringan tubuh Anda sendiri, katup pengganti biologis, katup yang disumbangkan dari orang lain, maupun katup mekanik atau buatan.
·         Transplantasi jantung. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk kasus yang tergolong serius.
Lagi-lagi, semua pilihan perawatan jantung ini akan disesuaikan kembali dengan kondisi kesehatan Anda. Penting untuk selalu mengonsultasikan semua keluhan yang Anda rasakan pada dokter.






1 komentar:

WISATA SINGAPURA

Tempat Wisata di Singapura yang Paling Menarik 1. Merlion Park Merlion Park Merlion adalah sebuah patung dengan kepala singa d...